Mengenal Komunitas Single Moms Indoneisa ini Membangun Keluarga

Salah satu komunitas di Indonesia yang mengedepankan kemampuan dari seorang wanita. Komunitas ini diberi nama Komunitas Single Moms Indonesia. Wanita yang berstatus menjadi single mom  alias orang tua tunggal merupakan hal yang sangat berat. Segala sesuatu harus dijalankan sendiri, baik mencari nafkah maupun membimbing anak – anak mereka. Oleh sebab itu, komunitas ini sengaja dibuat untuk menjadi wadah para single mom  sehingga mereka tidak merasa sendiri. Sekarang ini komunitas single moms Indonesia (SMI) sudah banyak memiliki anggota. Komunitas ini bertujuan untuk menguatkan atau membangkitkan kekuatan ibu tunggal dalam membangun kembali keluarganya. Komunitas ini menjadi wadah yang positif dengan berbagai kegiatan yang posoitif.

Foto Fimela

Ada beragam jenis kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Single Moms Indonesia ini. Salah satu kegiatan positif yang diselenggarakan oleh komunitas ini adalah sharing “elevate your life” .Kegiatan ini sukses diselenggarakan pada tanggal 2 April 2019. Kegiatan tersebut adalah bagian dari agenda tahunan. Pada kegiatan sharing  tersebut menghadirkan seorang coach  yaitu Eryka Purnama. Seperti yang diungkapkan oleh Eryka bahwa wanita khususnya yang telah berstatus single mom  harus bisa bangkit dan membangun keluarga kembali. Status single mom  tidak menjadikan diri mereka hilang semangat namun malah harus semangat untuk membesarkan buah hati mereka, pungkas Eryka.

Eryka juga menambahkan para single mom  yang masih menjalakan aktifitasnya di Indonesia pasti tidak terlepas dengan pandangan negatif status mereka dari mayoritas masyarakat Indoensia. Oleh sebab itu, perlunya penguatan mental dan bisa didapat dari komunitas ini. Para ibu tunggal ini diharapkan mampu bangkit dan membangun keluarga lagi dengan melihat luka apa yang dirasa serta harus keluar dari luka tersebut. Mereka harus menghilangkan segaala kisah masa lalunya dan menjauhkan pikiran dari pikiran – pikiran negatif. Para ibu tunggal ini diharapkan dapat merancang visi dan rencana hidupnya dan keluarganya, pungkas Eryka.

Setali tiga uang dengan Eryka, Maureen Hitapeuw selaku ketua komunitas ini menambahkan bahwa selama lima tahun berdirinya komunitas ini banyak ibu – ibu tunggal mengeluhkan terkait membersarkan anak, lowongan pekerjaan, hingga interaksi mererka dengan keluarga mantan suami. Komunitas ini menjadi wadah sharing  para ibu – ibu tunggal dengan beragam permasalahan agar mudah dicari solusinya sehingga berdampak berkurangnnya tekanan kehidupan para ibu – ibu tunggal ini.

Dari kisah tersebut, Maureen berencana membuat usaha yang membantu ibu – ibu tunggal ini dapat menghasilkan kegatan yang mendatangkan keuntungan. Komunitas ini akan memfasilitasi para single moms  untuk dapat melanjutkan kehidupannya. Maureen menambahkan beberapa dari mereka masuk ke komunitas ini dalam kondisi rapuh dan tak bersemangat lagi untuk melanjutkan kehidupannya. Namun setelah beberapa bulan bergabung dan beraktifitas di komunitas ini mereka kembali semangat menata kehidupannya bersama buah hatinya.

Komunitas ini telah memiliki website atau portal berita online yang menggabarkan kegiatan atau segala sesuatu yang berkaitan dengan Komunitas Single Moms Indonesia. Hal ini membuat komunitas ini lebih mudah dikenal oleh banyak orang atau pihak. Selain itu, komunitas ini juga telah memiliki akun di berbagai media sosial. Komunitas ini mengharapkan banyak ibu – ibu tunggal yang dapat optimis untuk bisa melanjutkan kehidupannya. Jika anda ingin bergabung di komunitas ini anda dapat menghubungi kontak person yang ada di website resmi komunitas ini yaitu www.singlemomsindonesia.com atau lewat media sosial komunitas ini.

Sebagai makhluk sosial, mari kita saling bantu kepada orang yang membutuhkan seperti kaum fakir miskin, anak yatim dan sebagainya melalui www.yukbantu.com. Bantuan anda adalah harapan mereka.

Baca juga :

Jasa Pembuatan Handrail Stainless Pegangan Toilet, dan Harga Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *